Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa India atau Securities and Exchange Board of India (SEBI) baru-baru ini menemukan skandal di pasar Initial Public Offering (IPO) di India.

Dikutip dari outlookindia.com, skandal tersebut meliputi dua emiten yang terdaftar di platform usaha kecil dan menengah, Varanium Cloud Limited dan Add-Shop E-Retail Limited. Mereka diduga memanipulasi laporan keuangan mereka untuk mendorong saham mereka, menurut SEBI.

Atas hal ini, baik perusahaan maupun pendirinya telah dilarang berpartisipasi lebih lanjut di pasar modal, menurut laporan tersebut.

Add-Shop E-Retail dan White Organics Agro ditemukan telah berpartisipasi dalam penyimpangan terkait transaksi pihak terkait, pengumuman palsu mengenai pesanan pasokan, dll. Selain itu, SEBI menemukan bahwa persetujuan komite audit yang tepat masih kurang untuk transaksi pihak berelasi yang besar.

Ditemukan telah menyalahgunakan dana yang ditarik dari penawaran umum pada tahun 2022, Varanium Cloud telah “memanipulasi laporan keuangannya dengan mencatat penjualan dan pembelian fiktif,” menurut SEBI.

Baru-baru ini, peringatan dikeluarkan oleh pihak berwenang tentang manipulasi harga dalam IPO. Menurut para analis, hal ini menunjukkan bahwa SEBI akan melakukan tindakan peraturan tambahan yang dapat membatasi kenaikan harga di masa depan dalam Indeks IPO UKM S&P BSE dari pencatatan saham mikro.

Diketahui, indeks UKM di India telah meningkat lebih dari 5.000 persen sejak awal tahun 2021, kata laporan itu. Di sisi lain, di tengah meningkatnya penipuan, melalui X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter), Harsh Goenka, Ketua RPG Enterprises buka suara.

“Promotor menggelembungkan keuntungan dan berhubungan dengan broker Gujarati-Marwari, sehingga mendorong harga saham mereka menjadi tidak realistis. Sudah waktunya bagi @SEBI_India dan @FinMinIndia untuk turun tangan dan menyelidiki sebelum investor kecil mengalami kerugian besar,” ujarnya.

Untuk IPO kecil di India, dimana investor ritel menjadi sumber utama, kabar ini bisa berdampak pada risiko kerugian jutaan investornya.

 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Video: Tancap Gas! Pemilu Tak Halangi 60 Korporasi Galang Dana di BEI


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *