Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan produksi batu bara pada 2024 ini sebesar 41 juta ton, tak jauh berbeda dari realisasi produksi pada 2023 yang mencapai 41,9 juta ton.

Direktur Utama PTBA Arsal Ismail mengatakan, dari sisi penjualan, perusahaan menargetkan bisa mencapai 43 juta ton pada 2024 ini.

“Sampai akhir tahun kami sudah buat RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) merencanakan produksi 41 juta, penjualan 43 juta ton,” ungkapnya saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2023 di Jakarta, Rabu (08/05/2024).

Arsal mengatakan, pihaknya akan memperluas pasar ke beberapa konsumen dan trader di kawasan Asia, baik Vietnam, Kamboja, China, India, dan Jepang.

“Negara-negara tersebut berkembang (pasar batu baranya),” ucapnya.

Perlu diketahui, pada 2023 perusahaan telah mengekspor 15,6 juta ton batu bara ke luar negeri dan menjual 21,4 juta ton ke pasar dalam negeri.

Pada 2023 PTBA berhasil mencatatkan laba bersih Rp 6,1 triliun dengan pendapatan mencapai Rp 38,5 triliun.

RUPST PTBA pada hari ini sepakat untuk membagikan dividen dengan rasio 75% dari laba bersih tahun buku 2023 atau setara dengan Rp 4,58 triliun.

Dengan demikian investor akan mendapatkan pembagian dividen setara dengan Rp397,51 per lembar saham.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Upaya Bukit Asam Pacu Inovasi dan Pengembangan Usaha


(wia)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *