Jakarta, CNBC Indonesia – PT Petrosea Tbk (PTRO) mencatatkan laba bersih hingga kuartal I tahun 2024 senilai US$ 163 ribu. Laba tersebut anjlok sebesar 94,4% dari tahun 2023 yang sebesar US$ 2,96 juta.

Padahal, pendapatan PTRO sepanjang kuartal I tahun 2024 sebesar US$ 156,25 juta atau naik 21,8% dari periode yang sama tahun 2023 yang sebesar US$ 128,2 juta.

Kontribusi pendapatan jasa konstruksi dan rekayasa melonjak 135,4% secara tahunan menjadi US$ 73,885 juta pada kuartal I tahun ini. Selain itu, penjualan batu bara mencatat senilai US$ 5,774 juta. Namun, pendapatan jasa penambangan anjlok 22,5% secara tahunan menjadi USD!65,373 juta dan pendapatan jasa amblas 10,2% secara tahunan menjadi US$ 10,578 juta.

Seiring dengan peningkatan pendapatan, beban usaha membengkak 26,1% secara tahunan menjadi US$ 140,96 juta pada kuartal I 2024. Sehingga, laba kotor tergerus 8,5% secara tahunan menjadi US$ 15,288 juta.

Apalagi, beban usaha menggembung 8,2% secara tahunan menjadi US$ 14,418 juta pada kuartal I tahun. Pemicunya yaitu beban bunga dan keuangan naik 136,8% secara tahunan menjadi US$ 5,863 juta. Dan pajak final meroket 214,9%? secara tahunan menjadi US$ 1,263 juta.

Sehingga, laba sebelum pajak penghasilan susut 74,1% secara tahunan yang tersisa US$ 870 ribu pada akhir Maret 2024.

Adapun total ekuitas menyusut 0,47% menjadi US$ 234,5 juta pada akhir Maret 2024 dibanding akhir tahun 2023.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Akuisisi Porsi Haji Romo, Prajogo Pangestu Jadi Pengendali PTRO


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *